TEKNIK PEMBUATAN LARUTAN

 

TEKNIK PEMBUATAN LARUTAN

Pembuatan Larutan HCl 0,1 N sebanyak 100 ml

Membuat larutan NaOH 0,1 M

 

1. Hitung dan ukur dengan cermat volume NaOH 0,2 M yang diperlukan untuk membuat  larutan NaOH 0,1 M 100 mL

2.  Masukkan larutan yang sudah Anda hitung volumenya ke dalam labu takar 100 mL dan tambahkan dulu sedikit aquades.

3.  Kocok larutan dalam labu takar lalu encerkan dengan aquades sampai batas leher labu takar 100 mL

 

Membuat larutan NaCl 1 M

 

a)   Hitung dengan cermat berapa massa NaCl yang harus dilarutkan dalam pembuatan larutan NaCl 1 M sebanyak 100 ml.

b)  Timbang dengan teliti massa NaCl yang didapat dari perhitungan sebelumnya menggunakan neraca timbang.

c)   Masukkan ke dalam beker gelas, dan tambahkan sedikit  akuades kira-kira 20 ml.

d)   Aduk menggunakan pengaduk kaca terus sampai semua kristal NaCl larut sempurna.

e)  Pindahkan larutan NaOH ke dalam labu ukur 500 mL, tambahkan akuades sampai tanda    batas leher yang tertera pada labu ukur tersebut.

 

Membuat larutan CH3COOH 0,5 M

 

1. Tentukan volume larutan asam cuka 25% yang dibutuhkan untuk membuat larutan asam cuka 0,5 M sebanyak 100 mL.

2.  Masukkan volume larutan cuka 25% yang sudah Anda hitung tadi ke dalam bekker glass atau gelas kimia.

3.  Tambahkan sedikit saja aquades kira-kira 20 mL.

4.  Aduk larutan dalam gelas kimia tersebut dengan pengaduk kaca sampai tercampur / larut.

5.  Pindahkan larutan CH3COOH yang sudah diaduk tadi ke dalam labu ukur 100 mL dan tambahkan akuades sampai tanda  batas leher yang tertera pada labu ukur tersebut.

Pembuatan Larutan NaOH 0,1 N

1.  Menimbang gelas arloji kosong dengan neraca analitis, mengkalibrasi dan menimbang 4 gr NaOH.

2.  Menyalakan pemanas listrik dan hangatkan aquadest < 25 ml menggunakan gelas bekker 250 ml.

3.  Melarutkan NaOH dan pindahkan larutan ke labu ukur 100 ml, menambahkan aquadest sampai tanda terra, mengocok hingga homogen.

Pembuatan Acetocarmin: Pewarna Kromosom

Ada beberapa versi dari pewarna ini tergantung dari ada dan tidaknya unsur besi (Fe) di dalamnya. Pewarna Aceto carmine yang mengandung besi sering digunakan karena dapat menghasilkan warna merah kebiruan lebih gelap daripada versi yang non-besi.  untuk yang pertama, mari kita bahas terlebih dahulu cara pembuatan pewarna ini untuk versi non-besi.

  1. Panaskan larutan asam asetat 45% (45ml acid/55ml asetat glasial air suling) sampai mendidih
  2. Tambahkan 0.5 g Carmine dan terus dipanaskan selama 15-20 menit sambil diaduk
  3. dinginkan larutan yang dihasilkan
  4. larutan terebut kemudian disaring untuk menghilangkan endapan


untuk versi yang mengandung besi (Fe), berikut adalah resep untuk membuatnya:

  1. Panaskan larutan asam asetat 45% (45ml air suling asetat glasial acid/55ml) sampai mendidih. SELALU berhati-hati dan memakai alat pelindung diri ketika berada di laboratorium dengan asam pekat (atau waktu lainnya)
  2. Tambahkan 0.5g dari Carmine dan terus panaskan selama 15-20 menit sambil diaduk
  3. dinginkan larutan yang dihasilkan
  4. larutan terebut kemudian disaring untuk menghilangkan endapan
  5. Secara terpisah buat larutan asetat glasial 45ml acid/55ml air suling/5g Ferri oksida
  6. Perlahan (diteteskan) tambahkan larutan Ferri oksida untuk 50ml larutan Carmine sampai endapan mulai muncul
  7. Segera tambahkan 50 ml larutan Carmine ke dalam campuran titrasi
  8. saring untuk menghilangkan endapan

 

Pembuatan Larutan  Eosin (Zat Pewarna Merah Untuk Jaringan Hidup  Untuk Biologi)

Eosin  1 g,  dan Aquades q.s. 100 ml

1.   Larutkan 1,0 gram eosin basa dalam 100 ml aquades. Tambahkan sedikit Kloroform.

2.   Labeli botol dengan menuliskan "EOSIN, LARUTAN 1%" dan cantumkan tanggal pembuatannya.

 

Pembuatan Fuksin karbol, larutan pewarnaan Ziehl-Neelsen

Larutan A (larutan fuksin dasar, jenuh):

Fuksin dasar                                                         3g

Etanol (CH3CH2OH), 95%                                  100ml

 

Larutan B (fenol 50 g/l [5%] (aq)):

Fenol (C6H5OH)                                                  10g

Air suling                                                             q.s. 200 ml

 

Campurkan 10 mllarutan A dan 90 mllarutan B di dalam labu. Tuangkan campuran tersebut ke dalam botol bersumbatkaca. Labeli botol dengan menuliskan "FUKSIN KARBOL, LARUTAN" dan cantumkan tanggal pembuatannya.

Peringatan: Fenol merupakan larutan yang sangat korosif dan beracun.

 

Pembuatan Safranin, Larutan

1. Pembuatan larutan stok:

Safranin 0                                            2,5 g .

Etanol (CH3CH,oH), 95%                  q.s. 100 ml

 

Kocok labu hingga safranin larut seluruhnya. Tuangkan larutan ke dalam botol bersumbat-kaca. Labeli botol dengan menuliskan "SAFRANIN, LARUTAN STOK" dan cantumkan tanggal pembuatannya.

 

2.  Pembuatan larutan standar (dalam botol bersumbat-kaca):

Larutan stok                                        10 ml

Air suling                                            90 ml

Labeli botol dengan menuliskan "SAFRANIN, LARUTAN STANDAR" dan cantumkan tanggal pembuatannya. Simpan botol di ruangan yang gelap.

Comments

Popular posts from this blog

DENYUT NADI DAN TEKANAN DARAH METODE PALPASI – AUSKULTASI

PROSES PEMBUATAN HERBARIUM

PROSEDUR DASAR OBSERVASI UNTUK MIKROSKOP